THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES �
Tampilkan postingan dengan label PuiSi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PuiSi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 November 2008

Keinginan Ku

Ku ingin kau ada disampingku
Ku ingin kau menjadi bagian hidupku
Ku ingin kau slalu ada di hari-hariku
Ku ingin kau mencintaiku seperti dulu karena ku belom sanggup kehilanganmu
Ku akan selalu mencintaimu selamanya

Aku dan kekasihku


Aku adalah kupu-kupu , aku dan bunga adalah sepasang kekasih.

Angin kehidupan mempertemukan dan memisahkan kami.

Aku terbang dan aku datang dari atas singasana cintamu,

untuk menggabungkan sengat kasihku dengan putik indahmu,

serta keindahan warnanya yang menyatu dengan keindahan sayap-sayap cintaku.



Menjelang segarnya pagi aku menghampiri kekasihku,

dan ia mendekapku dalam kelopak indahnya.

Disenja hari kutorehkan dan kubacakan syair-syair kerinduanku ,

lalu ia tersenyum ,

dan melambaikan kelopak jiwanya padaku....



Kupu-kupu bersayap yang oleh cinta tidak diberi kekuatan,

tidak akan bisa terbang dari balik dedaunan untuk melihat keindahan dan keagungan cinta,

Dimana jiwaku dan jiwa kekasihku menyatu dalam setiap hembusan dan tarikan nafas keabadian...

Ketika angin menyandungkan bait-bait cinta ,

Ruh semesta yang mendengarnya akan tertunduk dalam bulir airmata bahagia...



Disaat angin bergolak, dan hati terluka...

Kupu-kupu terbang susuri taman-taman hati,

dilihatnya bunga-bunga merekahkan warni kemandulan jiwa...

putik indahnya takkan pernah mendengar...ketika alam menyandungkan bait-bait kehidupan...



Kekasihku,.....

aku ingin engkau mengenalku sebagai keindahan kupu-kupu yang pernah tertatih dalam kegelapan...

Aku ingin engkau mengingatku sebagai makhluk yang pernah terkurung sepi

dalam selubung kegetiran ....

Duhai,

keindahan jiwa yang menghias taman hatiku,

Tak ada hari-hari yang lebih indah daripada hari-hari yang dihiasi oleh keindahan cinta...

Tak ada badai yang lebih menakutkan selain badai asmara..

tetaplah dalam genggaman erat -

kepakan syair keabadianku, dan.....

Jadilah pengikut setia atas Singgasana keajaiban cintaku...

SEPERTI PERCIKAN GERIMIS

Seperti percikan-percikan gerimis yang berkilau pada daun
Tombak-tombak musim melesatkan keperihanku
Anak-anak kunang berpendar dan melepaskan waktu
Butir-butir embun menyusut di dasar jejakku
Akar-akar menyerap setiap buluh kelabu
Rumput-rumput memeluh di sepanjang langkahku. Tapi seperti
Keheningan yang menjelma menara setelah jalan yang meliuk itu
Semuanya terlihat begitu berkilau dan runtuh
Seperti ingin menopang angin
Aku catat semuanya dalam sajak-sajak bening
Udara penuh kebisuan dan warna cuaca yang dingin
Seluruh kesunyian tegak dan menjelma retakan-retakan dinding
Lantas mencari aroma mayatku yang sedih
Kini, segalanya telah saling berhadapan dalam senyap yang nyaring
Meski patung-patung telah terbakar. Dan pada kuburan
Kesepianku yang asin seribu cahaya telah diterjunkan di sana
1999.

Senin, 24 November 2008

"CinTaMu"

Sesekali
Kau datang jua padaku
di saat aku melupakan-Mu
Sesekali yg lain
Tiba-tiba kau lari begitu jauh
Sesekali inilah
Aku tau
Takdir itu amat mengharukan
Tatkala
Aku menyusun Rindu di sudut hati
Aku Langsung alpa
Bunga cinta-Mu tergubah begitu indahnya
Bagai wangi kasturi
Sekaligus mengingatkan aku
Cinta Nabi pada umatnya
Yang begitu setia menghitung waktu
Dan memamah rindu di ujung sendu
Barulah aku paham
Betapa pahitnya perpisahan
Barulah aku mengerti
Betapa payahnya mencari cinta-Mu yg hilang
Barulah aku mengerti
Betapa segalanya perlukan ketabahan.